SUMBAR BUTUH 3000 LEBIH KAMAR HOTEL UNTUK KEGIATAN HGK-PKK

0

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Syafrizal. MM ketika memimpin Rapat bersama anggota Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumbar di aula DPMD Sumbar Jalan Pramuka Nomor 13 Khatib Sulaiman Padang Jum’at, 22 Februari 2019, dalam rangka persiapan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) Tingkat Nasional ke 47 Tahun 2019 yang akan dilaksanakan 24-27 Juli 2019 ini.

Lebih lanjut Mantan Penjabat Bupati Kepulauan Mentawai ini mengatakan bahwa “kegiatan HGK-PKK ini nantinya akan dihadiri oleh hampir 6000 orang peserta se Indonesia, untuk menampung peserta yang banyak ini tentu diperlukan kurang lebih 3000 sampai 3500 kamar hotel, itulah makanya diajak pengusaha Hotel yang tergabung dalam PHRI ini. Rapat ini tidak hanya membahas ketersediaan kamar hotel saja, tetapi juga pelayanan tamu dan ketersediaan ballroom yang representatif yang akan digunakan nantinya pada hari pelaksanaan HKG-PKK dimaksud. Karena pada kegiatan HGK-PKK ini akan dilaksanakan seminar dan beberapa lomba serta festival, diantaranya lomba memasak rendang, fhasion show dan sebagainya. Diharapkan kepada pengelola hotel untuk menampilkan ciri khas Minangkabau khususnya untuk menu makanan.  Karena kegiatan ini akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowidodo.” Ucok begitu beliau biasa dipanggil juga menambahkan bahwa “khusus untuk penginapan presiden akan dibicarakan dengan prokol Istana dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat”, demikian beliau menutup arahannya dihadapan 50 orang manajer hotel yang ada di Sumbar ini.

Hal ini disambut baik oleh Ketua PHRI Sumbar, Maulana Yusran, dan beliau menjelaskan bahwa ketersediaan Kamar Hotel di Kota Padang saja sudah 2900, dengan kelas Bintang 5 sampai bintang satu dan masih belum termasuk hotel kelas melati yang fasilitas kamarnya menyamai kamar bintang satu, yang  jumlah kamarnya tersedia hampir 1000 kamar. Yusran juga mengatakan semua hotel di Sumbar hampir dipastikan menyediakan makanan khas Minang, seperti rendang dan dendeng balado serta kuliner Minang lainnya. Disamping itu banyak hotel berbintang yang memiliki ballroom dengan kapasitas sampai 1500 orang. Alan begitu beliau biasa dipanggil menekankan pula kepada anggotanya agar memberikan pelayanan yang ekstra kepada tamu yang ada, dimana untuk memudahkan transportasi peserta pihak hotel juga bekerja sama dengan Taxi dan Grap, begitu pula dengan bis yang berukuran besar untuk membawa peserta dalam rangka widyawisata ke destinasi wisata yang ada di Sumbar.

Selanjutnya Dra. Hendrawati Roza. MSi Kabid Kelembagaan dan Adat DPMD Sumbar yang juga sebagai kepala sekretariat HKG-PKK Tingkat Nasional ke 47 Sumbar mengatakan bahwa “Rapat berikutnya dilakukan dengan Pengusaha Restoran dan Transportasi Sumbar termasuk Dengan pengelola Kereta Api dan juga melibatkan OPD terkait, karena banyak segmen acara dan kegiatan yang melibatkan mereka,” untuk itu Linda panggilan akrab beliau berharap agar dukungan dari seluruh stakeholder sangat diperlukan, demikian Linda menutup penjelasannya. Demikian dilaporkan. (by. Akral)

Leave A Reply

Your email address will not be published.