Kadis PMD Syafrizal: Ninik Mamak Adalah Benteng Adat di Nagari

0

150 orang pemangku adat dan tokoh masyarakat yang berasal kelembagaan adat di Kabupaten Pesisir Selatan, mengikuti Orientasi Penguatan Kelembagaan Adat Angkatan I/2020, selama tiga hari 9-11 Maret 2020 di Hotel Imelda, Padang.

Orientasi ini bertujuan agar terjadi penguatan kelembagaan adat di nagari, seperti KAN sehingga memiliki fungsi dan peran yang maksimal sebagai mitra pemerintah dalam seluruh aspek pembangunan di nagari.

Tujuan lain adalah meningkatkan wawasan pemangku adat serta memperjelas tugas dan kewenangan limbago adat seperti ninik mamak ampek jinih, ninik mamak andiko, ninik mamak buah paruik dan ninik mamak tuo kampuang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sumbar Drs. H. Syafrizal, MM Datuak Nan Batuah ketika membuka Orientasi Penguatan Kelembagaan Adat ini mengatakan, bahwa pemangku adat dan ninik mamak harus menjadi benteng utama pertahanan adat dan budaya di nagari. “Derasnya budaya barat yang masuk lewat teknologi tidak bisa kita hambat. Namun kita bentengi anak kemenakan kita. Kita lawan dengan menerapkan nilai adat budaya Minangkabau sejak dini,” kata Syafrizal.

Karena itu, penyelenggaraan Orientasi Penguatan Kelembagaan Adat ini akan menyegarkan kembali peran ninik mamak, baik sebagai anggota kelembagaan adat di nagari maupun sebagai mamak dari kemenakannya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar Drs. Bakri Bakar dari Fraksi Nasdem yang menjadi nara sumber dalam orientasi ini mengatakan komitmennya mendukung penuh upaya-upaya penguatan kelembagaan adat, termasuk dengan bentuk melakukan orientasi kepada ninik mamak dan pemangku adat.

“Insya Allah saya sebagai wakil rakyat akan terus memberikan dukungan penganggaran kepada Dinas PMD untuk kegiatan orientasi penguatan kelembagaan adat dan pemangku adat,” kata Bakri Bakar.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kabid Kelembagaan dan Adat DPMD Sumbar Dra. Hendrawati Roza, M.Si mengatakan, 150 peserta orientasi adalah berasal dari 74 orang Pengurus KAN, ninik mamak 38 orang, Bundo Kandung 37 orang dan didampingi oleh aparatur pemberdayaan dari Pemda Pesisir Selatan. (gk)

Leave A Reply

Your email address will not be published.